{"id":13197,"date":"2026-05-01T16:33:56","date_gmt":"2026-05-01T15:33:56","guid":{"rendered":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/"},"modified":"2026-05-02T14:55:07","modified_gmt":"2026-05-02T13:55:07","slug":"pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/","title":{"rendered":"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan"},"content":{"rendered":"\n<p><em><em>Berikanpreneur, adalah sebuah perusahaan sosial yang memberdayakan perempuan untuk menciptakan produk protein inovatif dari limbah ikan. Pada tahun 2024, perusahaan ini dianugerahi Hibah Komunitas OCEAN.   <\/em> <\/em><\/p>\n\n<p><em>Setelah proyek ini selesai, kami merefleksikan pencapaian, dampak, dan pelajaran yang didapat.<\/em><\/p>\n\n<p>Berikanpreneur berlokasi di desa pesisir Eretan Kulon, Indramayu, Indonesia, sebuah komunitas yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan multidimensi, akses pendidikan yang terbatas, dan menurunnya ekosistem laut.<\/p>\n\n<p>Proyek ini mendukung para istri nelayan untuk menciptakan dan mengelola usaha mikro mereka sendiri yang menjual produk ikan berprotein tinggi. Dengan memberikan kehidupan baru bagi limbah ikan bernilai rendah yang akan mencemari lingkungan laut, Berikanpreneur meningkatkan kesehatan ekosistem pesisir sekaligus berkontribusi pada ketahanan ekonomi jangka panjang bagi perempuan dan keluarga di daerah tersebut. <\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10579\" style=\"width:683px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-team_OCG1_1119-1.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p><em>Penerima manfaat dari proyek Berikanpreneur. Kredit gambar   <\/em>&#8211;<em> Defra, Berikan<\/em><\/p>\n\n<p>Pada bulan November 2024, Berikan memulai proyek yang didanai oleh OCEAN dengan ambisi sebagai berikut:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melatih 50 perempuan dalam manajemen bisnis, pemasaran dan produksi, termasuk istri nelayan, pemuda, dan penyandang disabilitas;<\/li>\n\n\n\n<li>Mengubah 27 kg limbah ikan menjadi makanan berprotein tinggi &#8211; camilan katsuobushi kulit ikan;<\/li>\n\n\n\n<li>Mendirikan Rumah Produksi Berikan &#8211; fasilitas milik masyarakat untuk memproduksi produk secara aman dan konsisten.<\/li>\n<\/ul>\n\n<p><strong>Memberdayakan perempuan dengan keterampilan bisnis dan digital yang berharga<\/strong><\/p>\n\n<p>Selama durasi proyek, sebanyak <strong>75 penerima manfaat<\/strong> berpartisipasi dalam program Berikanpreneur, dan <strong>55 <\/strong>di antaranya masih aktif, memenuhi tujuan awal proyek.<\/p>\n\n<p>Elemen kunci dari Berikanpreneur adalah membekali perempuan dan pemuda dari komunitas dengan keterampilan penting untuk memungkinkan mereka meluncurkan dan mengelola bisnis mikro mereka. Sepanjang tahun ini, <strong>13 sesi pelatihan<\/strong> memberikan keterampilan kewirausahaan yang berharga bagi para perempuan untuk mendukung mereka sebagai pemilik usaha mikro &#8211; termasuk pengembangan produk, pemasaran digital, pengolahan makanan, dan manajemen keuangan. <\/p>\n\n<p>Setelah latihan sebelum dan sesudah pelatihan yang dilakukan oleh para peserta, para peserta terbukti <strong>meningkatkan pengetahuan mereka di bidang-bidang utama ini sebesar 76%<\/strong>. Seiring dengan meningkatnya kepercayaan diri para peserta, mereka mulai menerapkan keterampilan digital yang telah mereka pelajari ke dalam usaha kecil mereka. Sebagai contoh, para reseller mulai mempromosikan produk mereka melalui platform digital seperti <em>Shopee<\/em> dan media sosial, bereksperimen dengan live streaming dan membagikan produk mereka secara online. Secara keseluruhan, total <strong>43 toko online didirikan<\/strong>, mewakili 86% dari semua reseller Berikanpreneur.   <\/p>\n\n<p><strong>Sosok yang berpengaruh di masyarakat<\/strong><\/p>\n\n<p>Ibu Rosidah, seorang tokoh berpengaruh di Eretan Kulon dengan bisnis makanan ringan ikan yang telah lama berdiri, juga menjabat sebagai Koordinator Rumah Produksi Bersama untuk Berikanpreneur dan merupakan salah satu pengecer tersukses mereka. Beliau telah menjadi tokoh kunci dalam merekrut, memfasilitasi, dan membimbing para peserta proyek di masyarakat dan sangat termotivasi untuk membawa perubahan positif. <\/p>\n\n<p>Ia berkata, <strong><em>&#8220;Sejak awal, visi saya adalah untuk membantu Eretan Kulon berkembang, karena saya benar-benar percaya bahwa tempat ini memiliki potensi seperti mutiara yang terpendam yang menunggu untuk bersinar.&#8221;<\/em><\/strong><\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"838\" data-src=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-13082 lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 800px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 800\/838;width:469px;height:auto\" data-srcset=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png 800w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11-286x300.png 286w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11-768x804.png 768w\" data-sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" \/><\/figure>\n\n<p><em>Ibu Rosidah menjual makanan ringan berprotein Berikanpreneur<\/em>. Kredit gambar &#8211; Berikan <\/p>\n\n<p><strong>Tidak menyia-nyiakan apa pun<\/strong><\/p>\n\n<p>Secara keseluruhan,<strong> 38 kg potensi limbah ikan<\/strong> berhasil dicegah masuk ke lingkungan pesisir dan laut, <strong>melampaui target proyek sebesar 141%.<\/strong> Limbah ikan yang dibuang digunakan untuk mengembangkan dan memasarkan varian produk baru yang terinspirasi dari produk lokal untuk menarik selera daerah. Produk baru ini dibuat dengan menggabungkan <em>ikan barakuda<\/em> dengan <em>katsuobushi<\/em> (ikan cakalang asap) dan dua rasa baru yaitu &#8216;original&#8217; dan &#8216;pedas&#8217; mendapat tanggapan positif dari masyarakat.  <\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" data-src=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-fish-protein-snack_OCG1_1119-768x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10594 lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 768px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 768\/1024;width:467px;height:auto\" data-srcset=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-fish-protein-snack_OCG1_1119-768x1024.jpg 768w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-fish-protein-snack_OCG1_1119-225x300.jpg 225w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-fish-protein-snack_OCG1_1119-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-fish-protein-snack_OCG1_1119.jpg 1200w\" data-sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" \/><\/figure>\n\n<p><em>Produk Katsuobushi Kulit Ikan Barakuda dan Kolagen. Kredit gambar &#8211; Berikan <\/em><\/p>\n\n<p><strong>Mendirikan Rumah Produksi Berikan<\/strong><\/p>\n\n<p>Berikanpreneur berhasil mendirikan Rumah Produksi Berikan, sebuah pusat produksi komunitas berskala kecil dan terpusat. Pusat produksi ini mendukung pembuatan produk kulit ikan secara konsisten, meningkatkan kontrol kualitas dan meningkatkan efisiensi produksi. Rumah Produksi Berikan juga menghasilkan pendapatan dari penjualan online dan offline. Proyek ini mendukung <strong>tiga orang penyandang disabilitas<\/strong> yang diberdayakan untuk melakukan kegiatan pemasaran dan promosi yang terkait dengan pusat produksi, yang menunjukkan pendekatan inklusif terhadap partisipasi proyek.   <\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" data-src=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-warehouse-production_OCG1_1119-1-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10584 lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 768px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 768\/1024;width:444px;height:auto\" data-srcset=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-warehouse-production_OCG1_1119-1-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-warehouse-production_OCG1_1119-1-225x300.jpeg 225w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-warehouse-production_OCG1_1119-1-1152x1536.jpeg 1152w, https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2024\/11\/Project_Indonesia_Berikan-warehouse-production_OCG1_1119-1.jpeg 1200w\" data-sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" \/><\/figure>\n\n<p><em>Pusat Produksi Berikan. Kredit gambar &#8211; Defra, Berikan <\/em><\/p>\n\n<p><strong>Pelajaran yang dipetik<\/strong><\/p>\n\n<p>Sifat dinamis dari Berikanpreneur berarti bahwa tantangan-tantangan yang dihadapi selama durasi proyek dapat dikelola secara efektif atau dipelajari. Sebagai contoh, menjadi jelas bahwa partisipasi penuh perempuan dalam sesi pelatihan reguler terbatas dalam beberapa kasus karena tanggung jawab domestik dan pengasuhan anak di rumah. Di masa depan, Berikan mempertimbangkan untuk menciptakan ruang penitipan anak yang aman selama sesi pelatihan agar perempuan dapat menghadiri sesi pelatihan dengan lebih mudah.  <\/p>\n\n<p>Selain itu, alat digital terbukti menjadi tantangan bagi banyak pengecer yang lebih tua yang ingin mengembangkan bisnis mikro mereka secara online. Berikan merespons hal ini dengan membentuk grup penjualan yang terdiri dari berbagai usia, yang memungkinkan generasi muda untuk berbagi keterampilan digital mereka dengan yang lebih tua. Mereka juga memberikan dukungan lebih lanjut dengan menawarkan panduan dan pemantauan melalui WhatsApp dan streaming langsung.  <\/p>\n\n<p>Keterlibatan kaum muda juga memberikan hasil yang positif. Sebagai contoh, salah satu konsep pengemasan produk terbaik diciptakan oleh peserta pemuda, yang menyoroti peluang masa depan untuk melibatkan kaum muda. <\/p>\n\n<p>Terakhir, penerimaan produk awal di pasar terbukti lambat. Menanggapi hal ini, tim meningkatkan upaya untuk memperkuat promosi produk online mereka, mengoptimalkan fitur-fitur pasar online Shopee, dan menempatkan produk di pameran lokal, yang terbukti bekerja secara efektif. <\/p>\n\n<p><strong>Melihat ke masa depan<\/strong><\/p>\n\n<p>Meskipun masih dalam tahap awal, masyarakat Eretan Kulon semakin terlibat dengan Berikanpreneur, pasar merespons positif terhadap produk baru mereka, dan Rumah Produksi Berikan didirikan dan beroperasi dengan lancar.<\/p>\n\n<p>Tim Berikan telah menjajaki rencana masa depan untuk terus mengembangkan inisiatif mereka yang berarti. Hal ini termasuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah Indramayu, di samping program CSR nasional dari badan usaha milik negara (BUMN) untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas model yang telah terbukti ke desa-desa pesisir lainnya. Mereka juga akan terus meningkatkan aksesibilitas proyek untuk peserta dari berbagai latar belakang.  <\/p>\n\n<p>Kami tidak sabar untuk mengikuti perjalanan mereka yang penuh inspirasi!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikanpreneur, adalah sebuah perusahaan sosial yang memberdayakan perempuan untuk menciptakan produk protein inovatif dari limbah ikan. Pada tahun 2024, perusahaan ini dianugerahi Hibah Komunitas OCEAN. Setelah proyek ini selesai, kami merefleksikan pencapaian, dampak, dan pelajaran yang didapat. Berikanpreneur berlokasi di desa pesisir Eretan Kulon, Indramayu, Indonesia, sebuah komunitas yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan multidimensi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":13084,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[162],"tags":[],"class_list":["post-13197","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikanpreneur, adalah sebuah perusahaan sosial yang memberdayakan perempuan untuk menciptakan produk protein inovatif dari limbah ikan. Pada tahun 2024, perusahaan ini dianugerahi Hibah Komunitas OCEAN. Setelah proyek ini selesai, kami merefleksikan pencapaian, dampak, dan pelajaran yang didapat. Berikanpreneur berlokasi di desa pesisir Eretan Kulon, Indramayu, Indonesia, sebuah komunitas yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan multidimensi, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ocean Grant Programme\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-01T15:33:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-02T13:55:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"838\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Katie Holloway\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Katie Holloway\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/\",\"url\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/\",\"name\":\"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png\",\"datePublished\":\"2026-05-01T15:33:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-02T13:55:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/ac132966e5b62da630235fed1f668770\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png\",\"width\":800,\"height\":838},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/\",\"name\":\"Ocean Grant Programme\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/ac132966e5b62da630235fed1f668770\",\"name\":\"Katie Holloway\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ca12d17808fc30d765a56c32054b07?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ca12d17808fc30d765a56c32054b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Katie Holloway\"},\"url\":\"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/author\/katie-holloway\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme","og_description":"Berikanpreneur, adalah sebuah perusahaan sosial yang memberdayakan perempuan untuk menciptakan produk protein inovatif dari limbah ikan. Pada tahun 2024, perusahaan ini dianugerahi Hibah Komunitas OCEAN. Setelah proyek ini selesai, kami merefleksikan pencapaian, dampak, dan pelajaran yang didapat. Berikanpreneur berlokasi di desa pesisir Eretan Kulon, Indramayu, Indonesia, sebuah komunitas yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan multidimensi, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/","og_site_name":"Ocean Grant Programme","article_published_time":"2026-05-01T15:33:56+00:00","article_modified_time":"2026-05-02T13:55:07+00:00","og_image":[{"width":800,"height":838,"url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png","type":"image\/png"}],"author":"Katie Holloway","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Katie Holloway","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/","url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/","name":"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan - Ocean Grant Programme","isPartOf":{"@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png","datePublished":"2026-05-01T15:33:56+00:00","dateModified":"2026-05-02T13:55:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/ac132966e5b62da630235fed1f668770"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png","contentUrl":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/app\/uploads\/2026\/04\/Berikan-Ms-Rosidah-11.png","width":800,"height":838},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/pelajaran-dari-berikanpreneur-mengubah-limbah-ikan-menjadi-keuntungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pelajaran dari Berikanpreneur: Mengubah limbah ikan menjadi keuntungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#website","url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/","name":"Ocean Grant Programme","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/ac132966e5b62da630235fed1f668770","name":"Katie Holloway","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ca12d17808fc30d765a56c32054b07?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ca12d17808fc30d765a56c32054b07?s=96&d=mm&r=g","caption":"Katie Holloway"},"url":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/author\/katie-holloway\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13197"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13197\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13198,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13197\/revisions\/13198"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/oceangrants.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}