Memutus siklus kemiskinan melalui konservasi laut dan diversifikasi mata pencaharian
Nelayan di sepanjang pesisir Bangladesh terjebak dalam siklus kemiskinan yang tidak pernah berakhir, dan sangat bergantung pada sumber daya laut untuk mata pencaharian mereka. Ketergantungan ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan terhadap lingkungan laut melalui penangkapan ikan yang berlebihan, teknik yang tidak berkelanjutan, dan tingkat polusi laut yang signifikan. Pada saat yang sama, pukat harimau ilegal yang dilakukan oleh nelayan skala besar merusak ekosistem laut dan stok ikan.
Proyek FISHNET didedikasikan untuk mengatasi akar penyebab kemiskinan di kalangan masyarakat nelayan yang terpinggirkan sambil memerangi degradasi ekosistem laut. Proyek ini berupaya memberdayakan masyarakat nelayan dengan melibatkan mereka secara aktif dalam proses pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, dan upaya konservasi. Dengan membangun Kawasan Konservasi Laut (KKL) pertama di Bangladesh yang dikelola oleh masyarakat, FISHNET bertujuan untuk melestarikan ekosistem laut, sambil memperluas akses ke sumber daya dan inklusi keuangan, mendukung mata pencaharian yang beragam, memberdayakan perempuan, dan mengurangi pekerja anak.
Proyek ini akan mendukung 10.000 keluarga nelayan yang terpinggirkan, termasuk sekitar 3.000 perempuan yang mengumpulkan larva udang liar untuk mata pencaharian mereka, dan setidaknya 850 rumah tangga dengan anak-anak yang terlibat dalam pekerjaan kelautan yang tidak aman. Proyek ini juga berkolaborasi dengan pengusaha akuakultur pesisir untuk mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan dan melindungi ekosistem pesisir yang rusak.
Mitra proyek:
- Pusat Studi Sumber Daya Alam (CNRS)
- Aksi Melawan Kelaparan
- Pusat Penciptaan Lapangan Kerja Wanita (WJCC)
- Pusat Studi Sumber Daya Alam (CNRS)
- SheRee-Cara Alternatif Pemberdayaan Perempuan
- Proyek Pengembangan Berbasis Masyarakat (CBDP)
Kunjungi situs web mereka untuk informasi lebih lanjut.
Kredit foto: Uttaran
By loading the post, you agree to Facebook's privacy policy.
Learn more
